Home | Materi Pelajaran | Jadwal Pelajaran | Guru & staf
  Home
Layanan Untuk Alumni:
website alumni SMA PGII 1 Bandung
Website khusus alumni
SMA PGII 1 Bandung
Layanan Untuk Siswa:
Digital Library SMA PGII 1
Perpustakaan Digital SMA PGII 1 Bandung
Layanan bimbingan dan konseling online.
Forum Diskusi
Wahana mencurahkan ide atau gagasan kamu.
ujian online
untuk melakukan tes/ ulangan harian online
Materi Online
Akses materi pelajaran online
Jadwal Pelajaran
Untuk melihat Jadwal pelajaran seluruh kelas
Kalender Akademik
Kalender akademik
SMA PGII 1 Bandung
 
TODAY: Selasa, 21 Nopember 2017
 
Sabar, Kunci Kecerdasan
Oleh: Sam Laraswati, Dra.

12 Nov 2007  07:51:09 AM  Ditulis Oleh: admin

Di jalan raya, kita mungkin pernah melihat kejadian seorang pengemudi menyalip sebuah mobil lalu berhenti di depannya, kemudian turun dan sambil memukul kap mobil yang disalipnya berteriak dengan marah, ?Bisa nyetir tidak? Gara-gara kamu nyelonong seenaknya aku jadi nabrak trotoar!?

Sang pengemudi yang disalip dengan sopan menjawab, ?Maaf, saya telah mencederai Anda,? Sambil mengeluarkan kartu namanya ia meneruskan, ?Silakan datang ke kantor, saya akan bertanggung jawab atas kerugian Anda.?

Sang pengemudi yang sedang kesal langsung menyambar kartu nama itu dan membaca: Letnan Jendral Sabarudin. Kontan pucat dan lemas seluruh persendiannya. Dengan tenang Sang Jendral melanjutkan ?Jangan khawatir, saya bukan kopral, saya bisa mengendalikan diri?.

Marah-marah itu gampang! Tapi marah dengan cara yang tepat, dengan porsi dan waktu yang pas, hanya dimiliki oleh orang-orang yang unggul, yang pandai mengendalikan emosinya. Emosi menentukan kebahagiaan dan kesengsaraan seseorang. Emosi juga melindungi manusia dari berbagai bahaya. Emosi sangat mempengaruhi manusia dalam mengambil keputusan. Umumnya makin tinggi kemuliaan seseorang makin pandailah ia mengendalikan emosinya. Pengendalian diri adalah syarat mutlak untuk mencapai prestasinya. Dalam bahasa Al-quran pengendalian emosi yang terkontrol disebut sabar.

Ada tiga jenis kesabaran, yaitu pertama, sabar menghadapi musibah. Kedua, sabar dalam melakukan ibadah. Ketiga, sabar dalam menahan diri untuk tidak melakukan maksiat. Nabi yang mulia bersabda, ?Iman itu adalah sabar dan setengahnya lagi adalah syukur. Jika ada orang yang bersyukur tetapi tidak bisa bersabar, imannya tidak sempurna karena ia kehilangan setengah keimanannya yang lain.?

Dalam Quran Surat Al-Baqarah 155-157 disebutkan bahwa ada tiga jenis pahala bagi orang yang sabar, kesejahteraan di dunia dan di akhirat, rahmat dan kasih sayang Alloh dan petunjuk bagi segala kesulitan yang dihadapinya.


Info Lainnya:
23 May 2016
20:57:00 PM

16 Mar 2015
09:36:48 AM

12 Mar 2015
11:29:36 AM

27 Feb 2015
09:54:26 AM

27 Feb 2015
09:51:19 AM

26 Feb 2015
10:31:15 AM

10 Nov 2014
09:48:27 AM

29 Apr 2014
12:51:01 PM

22 Apr 2014
07:27:20 AM

1 Okt 2010
10:09:08

21 Apr 2010
13:14:06 PM

03 Feb 2010
12:04:37 PM

03 Feb 2010
11:59:57 AM

03 Feb 2010
11:56:10 AM

23 Jan 2010
09:24:21 AM

23 Jan 2010
09:14:23 AM

23 Jan 2010
09:09:37 AM

30 Nov 2009
12:16:07 PM

27 Oct 2009
13:00:32 PM

26 Oct 2009
12:30:50 PM

21 Oct 2009
16:56:39 PM

21 Aug 2009
11:18:00 AM

20 Apr 2009
09:53:33 AM

20 Apr 2009
09:50:19 AM

20 Apr 2009
09:44:52 AM

24 Mar 2009
17:31:02 PM

24 Mar 2009
17:23:50 PM

24 Mar 2009
17:14:57 PM

24 Mar 2009
14:40:45 PM

30 Dec 2008
10:03:28 AM

30 Dec 2008
09:58:31 AM

10 Dec 2008
09:51:25 AM

10 Dec 2008
09:46:30 AM

02 Feb 2008
09:35:03 AM

02 Feb 2008
08:31:07 AM

01 Feb 2008
14:35:29 PM

01 Feb 2008
08:27:46 AM

01 Feb 2008
08:23:07 AM

31 Jan 2008
14:43:36 PM

13 Jan 2008
10:54:10 AM

22 Dec 2007
20:15:44 PM

15 Oct 2007
07:40:32 AM

03 Sep 2007
20:51:59 PM

20 Jun 2007
20:37:21 PM

10 Mar 2007
20:49:23 PM

01 Jan 2006
06:48:25 AM

 
© 2005 SMA PGII 1 Bandung
Jl. Panatayuda No. 2 Bandung Jawa Barat
Developed by Comlabs YP PGII